diam

Agustus 1, 2008

2 Tanggapan ke “diam”


  1. lara,
    dan hati ini berkata,
    tinggalkan sudah, jangan kau tunggu…
    dia hanya mau uangmu,
    bukan cinta apalagi sayangmu..
    dan si bodoh ini masih menunggu,
    di pojok dinding menunggu engkau pulang,
    bersama jaguar metalik atau apalah,
    agar hatiku perih dan berkata,
    aku kan tinggalkan engkau sekarang…

    diam…

    http://rahmadisrijanto.wordpress.com

  2. chobynet Berkata

    DIAM

    aku angin

    semua, aku yang menghempas

    semua, aku yang menggoncang

    semua, aku yang menyejuk

    semua, aku yang melakukan

    kiraku.

    ternyata, aku adalah diam

    aku tidak bergerak

    jika tidak dihembus

    aku tidak apa-apa

    jika tidak diapa-apa

    ternyata, aku hanya udara

    diam.


Tinggalkan Balasan